ITDC Mangkir Lagi, WSBK Motor GP 2023 Terancam.
Target-Jurnalis-Loteng,(NTB) – Janji ITDC sebagai pengembang untuk lahan kek mandalika lombok tengah (Loteng) NTB, pihak ITDC siap melakukan sanding data sesuai kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi, ternyata janji ITDC tersebut hanya bualan semata dan
Setelah pemprov mengirim surat permintaan jadual sanding data minggu ke dua Januari malah ITDC mangkir dan mengundang balik Gubernur NTB ke Jakarta, tentu ini sudah keluar dari proses yang di janjikan dan yang di inginkan oleh masyarakat pemilik lahan,” Ungkap Samsul Qomar.
“Lanjut Qomar, kami meminta Gubernur NTB sebagai Penguasa tertinggi di daerah ini untuk bersikap tegas soal penolakan dan cara cara pengembang melecehkan pemerintah provinsi dengan mengeluarkan rekomendasi sekaligus surat perintah penyelesaian atas lahan warga pemilik yang berada di KEK mandalika.
“Hal ini pernah di lakukan pada jaman kepemimpinan TGB sebagai gubernur dan alhamdulillah sudah selesai semua.
Cara cara pengembang plat merah ini ,menurut kami cara arogan dan tidak bermoral, mereka berjanji dan mengingkari sendiri janjinya untuk sanding data dengan cara tertutup,
Kami semakin yakin bahwa ITDC dan HPL yang mereka klaim memang tidak memiliki alas yang jelas dan hanya di buat buat.
Kami juga sangat yakin proses HPL yang mereka klaim penuh kecurangan dan kesalahan malah nama nama yang mereka suguhkan pada saat beberapa kali mediasi nyaris fiktip dan tidak jelas,”Kata Qomar pada awak media Target-Jurnalis kamis 05/01/2023 di ruang kerjanya.
Dengan ini sekali lagi kami mendukung Pak Gubernur, Doktor Zulkiflimansyah untuk bertindak tegas kepada pengambang dan juga menjaga marwah pemerintah provinsi NTB yang sudah di kacangin oleh mereka, sebaiknya pak Gubernur jangan menuruti permintaan pengembang untuk datang kejakarta,”Pinta Qomar.
“Jika sampai Februari proses ini tidak ada hasil maka kami tidak bertanggungjawab terhadap kondisi keamanan saat menjelang WSBK dan Motor GP pada bulan maret mendatang,” Tutur Samsul Qomar.
JB/TJ


