Laskar Mandalika: Aksi Bakar Ban Depan Raja Hotel,Menuntut PT. Sinar Tiga Pilar Menyelesaikan Pembayaran Tunggakannya
Target-Jurnalis-Loteng,(NTB) – Puluhan pekerja harian pembangunan raja Hotel Kuta Mandalika didampingi Laskar Mandalika mendatangi pihak menegemen dan pemilik Hotel menuntut untuk segera melunasi hutang kepada pekerja, pada Sabtu 17/12/2022 di raja hotel, Kuta Mandalika Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Puluhan pekerja yang mendatangi pihak meneger dan pemilik hotel mengaku belum diberikan gaji atau upah atas pengrjaan pembangunan raja hotel beberapa tahun lalu.
Kedatangan para pekerja diawali dengan melakukan orasi didepan raja hotel, dalam orasi yang dilakukan oleh orator aksi menyampaikan bahwa pihak raja hotel tidak memiliki rasa kemanusian terhadap para pekerja.
“Pekerjaan terhadap hotel dimulai sejak awal pembangunan sampai dengan berdiri megah menjulang kelangit namun hak hak pekerja belum dilunasi”ungkapnya Orator Aksi Dodek.
Para pekerja pembangunan hotel mengancam akan menempati hotel tersebut apabila hak hak mereka belum dibayarkan, dengan alasan mereka memiliki hak hak atas hotel tersebut apabila belum dilunasi.
Perwakilan pihak hotel, menyampaikan solusi, namun
kemudian pihak pekerja langsung menerobos masuk menuju areal hotel, saat di dalam areal hotel pihak pekerja hotel ditemui oleh Camat Pujut dan sempat terjadi perdebatan alot bahkan hampir memancing emosi pihak pekerja namun berhasil diredam oleh aparat kepolisian yang berjaga.
Tidak sampai disitu puluhan pekerja hotel spontan meneriaki camat pujut, karna dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.
namu pihak pekerja tetap memilih bertahan di area hotel, kemudian selang beberapa lama Wakapolres Lombok Tengah didampingi beberapa anggota datang menemui para pendemo, namun tetep juga tidak mendapatkan titik temu.
Dan Selang beberapa kemudian Kapolres Lombok Tengah bersama beberapa PJU Polres Lombok datang menemui para pekerja dan para aksi demo, dengan itu juga belum menemukan titik terang dan terjadi komunikasi, kasi alot antara beberapa perwakilan pekerja namun tetep tidak menemui jalan buntu.
Kemudian Kapolres Lombok Tengah mengajak perwakilan pekerja untuk duduk bersama membicarakan solusi terkait permasalahan tersebut.
Perwakilan pekerja pun mengikuti arahan dan saran Kapolres Lombok Tengah untuk duduk bersama, sehingga disepakati untuk dibicarakan.
Menanggapi hal tersebut GM Raja Hotel mengakui baru beberapa bulan menjabat sebagai GM pada raja hotel dan hal tersebut sudah dilakukan komunikasi sebelumnya di Polres Lombok Tengah namun masih belum ada titik temu.
Sementara itu ketua umum Laskar Mandalika Lalu Sukarno mengakui beberapa kali melakukan komunikasi dengan pihak raja hotel namun belum mendatangi titik temu, apa bila dalam pertemuan terakhir yang ditawarkan oleh Kapolres Lombok Tengah tidak ada titik temu maka akan menyegel Raja Hotel” katanya.
Ia berharap kepada pihak Raja Hotel untuk segera melunasi hak hak pekerja yang belum terbayakan sehingga tidak memunculkan permasalahan, apabila semua tanggungan pihak Raja Hotel maka Laskar Mandalika siap menjaga Kondusifitas di willayah Mandalika,”tutup Lalu Sukarno.
(TJ-01)


