Dir NCW Laporkan Perusahaan Penimbun BBM yang tertangkap di Meninting Lombok Barat.
Target – Jurnalis – Loteng,( NTB ) – mencuatnya kasus dugaan penimbunan BBM di SPBU Meninting Lombok Barat beberapa waktu lalu, di saat saat kenaikan harga BBM menjadi pusat perhatian masyarakat tetap akan berlanjut , dimana data terbaru kasus ini telah sampai ke tahap penyidikan pihak Polres Lombok Barat.
Buntut dari penimbunan BBM meninting ini LSM NTB Corruption Watch (NCW) tadi pagi (07/09/22) melaporkan perusahaan yang diduga merupakan PT perusahan milik barang bukti penangkapan dugaan penimbunan BBM di Meninting Lombok Barat. Dirut NCW Fathurrahmn usai menyerahkan laporannya ke Dir Reskrimsus Polda NTB dengan no laporan pengaduan Nomer :TBLP/35/IX/2022 Dit Reskrimsus.Kepada media Target Jurnalis Rabu 07/09/2022, dirinya membeberkan sejumlah bukti bukti hasil investigasi pihaknya terhadap perusahaan yang diduga kuat merupakan pemilik perusahaan penimbunan BBM yang tertangkap di Meninting Lombok Barat beberapa hari yang lalu.
“ Kami sudah menyerahkan dan melaporkan PT Cahaya Putra Bali yang dimana kuat dugaan kami terlibat langusng dalam penimbunan BBM yang sempat mencuat kasusnya di media beberapa hari lalu yang tertangkap di Meninting Lombok Barat.”ungkapnya.
Direktur NCW” Fathurrahman, Menjelaskan dalam laporannya. ” bahwa PT Cahaya Putra Bali tidak menjalankan kewajibannya sesuai UU yang berlaku dengan pengaduan dugaan tindak pidana penyalahgunaan BBM Jenis Solar yang dilakukan oleh PT Cahaya Putra Bali dengan melakukan penimbunan sebagimana dimasksud dalam pasal 53 sampai dengan pasal pasal 58 undang undang RI nomer 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas.
Dirut NCW ini juga mengungkapkan bahwa pemilik perusaahan PT Cahaya Putra Bali merupakan warga pengusaha yang berdomisili di luar NTB ,dengan inisal NG namun dalam kesehariannya perusahaan tersebut dibantu salah seorang anak buahnya yang tinggal dan asli warga Lombok Tengah.
“NG yang merupakan pemilik PT Cahaya Putra Bali ini mempunyai gudang penyimpanan diwilayah Lombok Tengah serta dalam kesehariannya beroperasi dibantu salah satu anak buahnya yang merupakan asli warga Lombok Tengah inisial L.E warga Desa Kopang Lombok Tengah.”tutup Fathurrahman.
JB/TJ


