Diduga Perbedaan Pilihan Dukungan Calon Kades, Oknum Kadus Usir Pokdarwis Dari Tempatnya.
Target Jurnalis
Lombok Tengah NTB –
Diduga Karena tidak mendukung Calon Kades Yang sama, Pokdarwis Diusir dari Bunbao.
Hal ini dibenarkan Oleh Levi, Ketua Pokdarwis Puyung, bahwa mereka telah diminta untuk membawa seluruh inventaris pokdarwis hari itu juga.
Anggota pokdarwis mau tidak mau harus mengangkut seluruh invetaris pokdarwis dari Bunbao karena permintaan langsung oleh pemilik lahan. Hal ini tentu sangat mengejutkan seluruh Anggota Pokdarwis termasuk masyarakat yang ingin Tahu kenapa Mereka diminta untuk angkat kaki begitu mendadak, apalagi sebentar lagi akan ada assessment Desa Wisata Lombok Tengah.
“Tentunya hal ini bukan merupakan suatu yang kebetulan, dikarenakan sebentar lagi Kita akan sama-sama memilih calon pemimpin Desa Puyung”.
“Tapi kami Pengurus pokdarwis tidak akan memperkeruh suasana ini terutama pada momentum Politik sakral Desa ini, kami sudah menghimbau kepada seluruh Anggota untuk membuka baju pokdarwis dan menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani masing-masing”
Kata Levi.
kami diminta keluar Pada Sabtu, 27 Agustus 2022, Kami Pokdarwis Desa Puyung telah dirumahkan dari salah satu destinasi desa wisata Desa Puyung dan kami diminta untuk membawa seluruh inventaris Pokdarwis dari lokasi, Apa penyebab kami diminta pergi begitu mendadak, kami belum tau, Ungkapnya.
” Sejujurnya, Perjuangan kami di Bunbao ini belum selesai, kami menginjakkan kaki pertama kali sejak tanggal 7 September 2021 dan sampai sekarang belumlah berakhir”, Jelasnya.
” Kami berjuang dengan segala kekurangan setidaknya hanya mampu mengantarkan nama Bunbao (Desa Wisata Puyung) tercatat di Kementerian Pariwisata dan Ekenomi Kreatif sebagai nominasi 300 Desa Wisata terbaik se-Indonesia dari 3400 lebih desa wisata yang bersaing diseluruh provinsi di Indonesia” , kata Khulaifi yg akrab di panggil Levi.
“Khulaifi melnjutkan, ” kami hanya sangat menyayangkan dikarenakan terlalu dini untuk ditutupkan jalan sebelum kami melangkah lebih jauh,” terangnya.
Semoga Desa Puyung bisa menjadi lebih baik lagi dan badai pasti berlalu”, imbuhnya.
Levi menerangkan, bahwa tanah itu milik Kadus dan Keluarganya
” Tanah itu memang milik pak Kadus dan keluarganya, dan kami Pokdarwis hanya numpang disana, jadi Kalo kami diminta untuk pergi dengan membawa semua barang – barang, (inventaris pokdarwis), kami harus pergi,” tutupnya
JB/TJ


