ALARM-NTB Dampingi Masyarakat Pengawisan Laporkan PT. Reksa Nayatama


Target Jurnalis
Lombok Barat – NTB
“Ketua umum Alarm-NTB, Lalu Hizzi Bersama warga Dusun Pengawisan, Desa Persiapan Pesisir Emas Sekotong,melaporkan PT Reska Nayatama, yang diduga melakukan pembohongan publik sehingga membut situasi gaduh dan tidak kondusif ditengah-tengah masyarakat Dusun Pengawisan
“Aliansi Rakyat Menggugat Nusa Tenggara Barat,l (Alarm NTB) bersama warga masyarakat Dusun Pengawisan, Desa Persiapan Pesisir emas., Kecamatan Sekotong Lombok Barat melaporkan PT Reska Nayatama,atas dugaan pembohongan publik tersebut ke Polres Lombok Barat, Sabtu sore (18/6/2022).
Adapun dengan bukti Laporan Polisi nomor : STTL/324.b/VI/2022/SPKT
Ketua Umum Alarm NTB, Lalu Hizzi,.menyatakan, P.T Reska Nayatama diduga melakukan pembohongan publik dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Porang tersebut diluar dusun atau kawasan yang diakui bahwa itu milik mereka sementara berita yang beredar disejumlah media, baik itu media cetak maupun elektronik PT. Reska Nayatama menyatakan pabrik Porang Tersebut di bangun di Dusun Pengawisan, kan itu artinya kebohongan besar, “tutur Lalu Hizzi
“Sementara faktanya, PT. Reska Nayatama melakukan acara peletakan batu pertama Pembangunan pabrik Porang diluar dusun pengawisan dan diluar desa persiapan. Acara peletakan batu pertama oleh PT. Reska Nayatama sebenarnya adalah di Hotel Cocotinos, Dusun Pandanan Desa Sekotong Barat, pada tanggal 25 Mei 2022 yang dihadiri langsung oleh Direktur PT Reska Nayatama, Ivan Pribadi, serta beberapa pejabat daerah dan pusat seperti Bupati, Wakil Bupati Lombok Barat, pejabat Pemprov Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Pusat, “kata L. Hizzi.
“Akibat pembohongan publik yang dilakukan PT Reska Nayatama, Lalu Hizi, menyatakan kondisi Kamtibmas di tengah tengah masyarakat Dusun Pengawisan menjadi terganggu. “Mereka, (PT Reska) membuat gaduh dan kecemasan ditengah-tengah warga masyarakat Pengawisan., Dan tidak hanya membohongi masyarakat, mereka juga diduga membohongi Pemerintah dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik porang di atas lahan yang bukan miliknya, melainkan di Hotel Cocotinos. “tutup Lalu Hizziq
