Dishub Loteng lakukan penjagaan lebih inten selama bulan puasa terutama H – 7 menjelang lebaran sampai lebaran ketupat
Target Jurnalis
Lombok Tengah, NTB – Selama bulan suci Ramadhan hingga lebaran idul fitri dan lebaran ketupat Personil dari gabungan Dinas Perhubungan ( Dishub ) Loteng dan bekerjasama dengan pihak dari b
Satuan lmLalu lintas, bertugas lebih intens guna menjaga akses lalu lintas agar tetap kondusif dan tidak ada kenmacetan demi kenyamanan bersama.
Sekretaris Dinas Perhubungan ( Dishub ) Loteng L. Muhammad Zainudin yang akrab dipanggil zen ini saat ditemui wartawan di kediamannya Sabtu, 23/04/2022.
Ia menjelaskan, “7 hari ke depen di bulan suci Ramadhan ini pengamanan akses lalu lintas kita terfokus di dua titik yakni Kota Praya dan Kopang, mulai dari H – 7 sebelum lebaran kita siap lebih inten untuk lakukan pengamanan akses lalu lintas agar tetap kondusif dan mencegah kemacetan demi kenyamanan bersama, “jelasnya.
“Simpul – simpul pengamanan kita di kisaran kota Praya titik – titiknya adalah di depan – depan pertokoan, depan Masjid Agung dan jalur – jalur simpang empat, “kata Zen.
“Kemudian, sampai lebaran ketupat nanti, penjagaan kita terfokus pada akses di kawasan arena sirkut MXGP yang ada di Desa Lantan Batu Kliang Utara,
“Di awal suci Ramadhan kita ( Dishub ) sudah mulai lakukan penjagaan full karena biasanya di bulan suci Ramadhan selalu ramai, istilahnya kita sebut rawan sore.
“Di bulan suci ramadhan ini selalu ramai terlihat dari masyarakat yang wara wiri sibuk membeli kebutuhan untuk berbuka puasa, sehingga perlu penjagaan supaya tidak menyebabkan kemacetan, tetapi kadang yang menyebabkan kemacetan ini adalah pedagang – pedagang kaget dan sangat perlu sekali kita antisipasi agar akses lalu lintas tidak mengalami kemacetan, “tegas Zen.
“Jadi, sampai lebaran nanti dan lebaran ketupat yang bertepatan dengan pembukaan sirkuit tersebut, perlu penjagaan lebih inten lagi dari puluhan ribu pengguna jalan agar tidak terjadi kemacetan yang signifikan, “ujar zen.
Lebih jauh Zen menjelaskan, “sementara, di kopang titiknya adalah di simpang empat lampu merah karena titik itu termasuk rawan macet, “ujarnya.
Zen menambahkan, Akses rawan macet itu termasuk juga di titik bagian utara yakni Batu kliang dan Batu Kliang Utara adalah termasuk titik yang rawan macet, karena di samping akses atau ruas badan jalan yang sempit, di wilayah ini juga tidak ada jalan alternatif, “ketusnya.
“Seperti pengalaman tahun – tahun sebelumnya, daerah wisata yang ada di wilayah Batu Kliang Utara dan Batu Kliang ini setiap tahun itu ketika lebaran tiba jalur wisata seperti Benang setokel, Aik Bukaq, dan sebagainya itu selalu ramai yang mengakibatkan kemacetan, nah untuk itu perlu sekali titik wilayah bagian utara ini memiliki akses atau badan jalan yang lebih lebar dan juga seharusnya ada jalan alternatif, jadi ketika mengalami kemacetan kita bisa menggunakan jalan alternatif yang lain, dan juga termasuk akses di kawasan sirkuit MXGP tersebut, “Ketusnya.
“Semoga ke depannya pemerintah bisa memprioritaskan titik wilayah utara ini agar bisa memiliki jalan alternatif dan memiliki badan jalan yang lebih luas demi menghindari kemacetan lalu lintas, “tutup Zen.
